Kereta
Ini tentangnya. Tentang kami. Yang kelewat serius. Dalam mengartikan suatu hubungan Dan ternyata, semesta sedang bercanda. Sambil memberikan makna hidup yang paling berharga. Bahwa mempunyai tempat singgah, bisa kok untuk menjadi rumah. Walau hanya sebentar. Enam jam. Di kereta. Kita pernah saling mendengarkan itu dan saling “sepaham” itu. Aku tidak pernah menyangka. Dalam sepotong kecil hidupku, bisa merasakan film “Before Sunrise”. Indah di awal dan menguatkan di akhir. Aku bertemu dirinya di kereta. Kereta dari Stasiun Pasarsenen menuju Semarang Tawang. Aku ingat sekali, itu adalah kembali ke Semarang tersedih yang pernah aku rasa. Aku tak tahu apa penyebabnya kala itu. Sebelum aku tiba di Stasiun Pasarsenen, aku diantar oleh teman yang pernah aku sukai (haha). Aku ingin mengakuinya saat ia memboncengiku. Tapi, saat itu aku terburu-buru. Jadi, berakhir memendam perasaan dan mengikhlaskan. Lanjut, saat itu aku ingin mengambil koper di tempat penitipan barang. S...